Tumbuh Signifikan Selama Pandemi Covid-19, Jovee Fokus Hadirkan Personalisasi Suplemen Kesehatan Akurat Bagi Konsumen

Tumbuh Signifikan Selama Pandemi Covid-19, Jovee Fokus Hadirkan Personalisasi Suplemen Kesehatan Akurat Bagi Konsumen

Jakarta, Selular. ID – Peranan healthCare technology semakin cerah potensinya seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat mau kesehatan di sepanjang pandemi Covid-19 yang melanda dunia, tak terkecuali Indonesia.

Di Indonesia sendiri, potensi healthcare technology startup di industri kesehatan sangat gembung sekali, bahkan berdasarkan prediksi Roland Berger Strategy Consultants nilai rekan healthcare Technology Indonesia pada tarikh 2025 mencapai US$ 363 miliar. Angka ini sudah mencakup anggaran kesehatan yang dialokasikan ke asuransi hingga penambahan nutrisi.

Gambaran potensi dari teknologi bidang kesehatan tanah air biar semakin cermelang ditengah mewabahnya Covid-19, karena musibah ini mendorong kesadaran masyarakat adopsi pola hidup bugar. Bahkan menurut survei Alvara Research, konsumsi kebutuhan kesehatan meningkat semasa Covid-19.  

Untuk melihat lebih dekat healthCare technology startup Indonesia, & bagaimana perananya pentingnya untuk menunjang kenormalan baru soal ‘kesehatan’ pada pandemi Covid-19 beserta potensinya bagi kesehatan masyarakat, Selular. ID   berkesempatan berbincang dengan Co-Founder dan CEO Jovee Natali Ardianto, berikut petikan wawancaranya:  

  1. Bagaimana update performance Jovee tahun ini ditengah pandemi Covid-19?         P erformance, sebab segi penjualan pertumbuhanya sangat lekas, bahkan Agustus ke            September menyusun sampai 162 persen. Peningkatan itu bisa kami rasakan pada            Maret-April, masyarkat dari situ mulai lebih memperhatikan kesehatannya, dan mulai          faham pentingnya minum suplemen untuk memperkuat imunitas tubuh. Jadi Maret itu        penjualannya sudah mulia, kami senang dengan animo umum, terlebih Jovee baru      launcing Desember dan pertumbuhanya kini sangat luar biasa.

  1. Bagaimana soal penjualan produk Jovee tahun ini?

permintaan multivitamin naik hingga 10 kali lipat sejak wabah Covid-19 meluas. Produk      yang paling banyak dicari lewat aplikasi itu personalisasi vitamin katagori rekomendasi,       dan suplemen paling laris adalah vitamin C, untuk meningkatkan daya tahan tubuh di        masa pandemi. Lalu beberapa unit bisnis juga menguatkan Jovee yaitu jaringan        apotek Pharmaplus, klinik Primecare, dan aplikasi penghubung perawat & lansia              Homecare24.

  1. Bagaimana demografi dan karakteristik konsumen Jovee?

Tersebut uniknya, ternyata pengguna Jovee pas senior yaitu 35 tahun ke atas yang                  memang sudah faham pentingnya kesehatan, penyakit kronik itu lebih sebab 60 juta              sekarang, & sangat disayangkan padahal penyakit kronik itu preventable sebenarnya,       misal kolestrol itu bisa dicegah dengan konsumsi fish oil omega 3 untuk mengencerkan      darah misalnya.

Dan Untuk anak mudah 25-35 tahun ini belum seutuhnya tersentuh, kok? karena          generasi muda itu rata-rata itu masih merasa sehat saja serta tangguh, padahal saat      ini sangat banyak anak muda kita sudah serangan jantung di lembah 30 tahun, itu                sebabnya HealthCare Tech penting siap apalagi memang aksesnya melalui teknologi          betul anak muda sekali.

  1. Tantangan Healthcare Technology di Indonesia?

Masih ditingkat kesadaran asosiasi akan kesehatan serta penanganya, laksana orang        dengan hipertensi sampi 120-140 belum dikasih obat. Dan jika dibanding negeri maju        penggunaan tertinggi itu justru vitamin D, dan rekomendasi konsumsi vitamin D disana itu      sebanyak 1000 dosis, di Indonesia BPOM masih mengariskan sekitar 400 dosis, padahal      konsumsi vitamin D itu penting untuk kesehatan tulang bahkan dokter yang menangani      kangker bahkan benar memanfaatkan vitamin D.

Permasalahan lainnya, hoaks dalam rumor kesehatan. Di Indonesia hoaks sempurna pertama      itu kebijakan, di bawahnya itu kesehatan. Jovee coba mengakomodir hoaks kesehatan              dengan menyajikan sumber bacaan atau artikel bergaman macam penyakit dan juga            suplemen, dan ini dipantau langsung oleh dokter. Ini selalu visi misi kita soal bagaimana        meningkatkan health literasi kesehatan masyarakat harapan awak tentu mencerdasakan      masyarakt, khususnya masyarakat muda. Dan pembaca kami cukup tinggi sampai 1 juta      visit sepanjang pandemi Covid-19 ini.

  1. Apa yang menjelma pembeda Jovee dengan Healthcare Technology startup lainya?

Yang membedakan Jovee secara pemain Healthcare Technology startup lainnya itu kami      memakai mesin learning, jadi konsumen dengan tidak tahu mau konsumsi apa                dengan  menjawab list pertanyaan yang kami berikan, awak bisa memformulasikan              untuk    konsumen secara tepat dan periode ini semua diawasi dokter & apoteker                professional awak. Jadi berbeda, misal Anda membeli vitamin di apotek misalnya, tentu        yang ditawarkan produk jualannya tanpa ditanyakan status konsumenya, misal ada            alergi tetap tidak akan kami masukan di dalam formulasi nanti.

Dan yang menjadi penting juga, konsumen kini jika merasa tidak tenteram menjawab list      perkara atau ingin lebih jelas, mampu langsung ngobrol dengan nutrisionis saya. Anda        susunan chat saja bilang ingin ngobrol dengan nutrisionis dan ini gratis lho , bila ke rumah      kecil bisa ratusan ribu rupiah, solusi ini penting kita hadirkan.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.