Pengiriman Smartphone 5G di Cina Mencapai 151 Juta Unit Pada Q2 2021

pengiriman-smartphone-5g-di-cina-mencapai-151-juta-unit-pada-q2-2021-1

Jakarta, Selular.ID – Eksistensi smartphone 5G yang tengah ramai belakangan ini nampaknya sangat memikat hati pasar smartphone di Cina. Pasalnya, data pasar dari Akademi Teknologi Informasi dan Komunikasi Cina, baru-baru ini melaporkan bahwa dari Januari hingga Juli tahun ini, total pengiriman ponsel di pasar Cina mencapai 203 juta unit. Ini merupakan peningkatan dari tahun ke tahun yang totalnya sebesar 15,6%.

Berdasarkan laporan yang team Selular kutip dari Gizchina, dari 203 juta unit ponsel yang dikirim ke Cina itu, sebanyak 151 juta unit merupakan smartphone 5G. Artinya, 74,3% dari total pengiriman smartphone dalam tujuh bulan pertama tahun ini ialah smartphone 5G.

Saat ini, pengiriman ponsel 5G Cina secara kumulatif telah mencapai 327 juta unit. Hal ini menandakan bahwa lebih dari 300 juta smartphone 5G telah dikirimkan dalam dua tahun terakhir. Tentu saja, smartphone 5G sangat populer di Cina dan popularitasnya kian meningkat.

Berdasarkan statistiknya, 74,3% dari pengiriman smartphone menunjukkan bahwa di setiap empat smartphone, tiga diantaranya adalah perangkat 5G. Pada bulan Juli tahun ini, sebanyak 28,676 juta ponsel dikirimkan ke pasar Cina, yang dimana ini mengalami peningkatan 28% dari tahun ke tahun.

Baca juga:Samsung Berencana Pasarkan 6,5 Juta Unit Ponsel Lipat di Tahun 2021

Dari jumlah tersebut, sebanyak 22,834 juta unit adalah smartphone 5G, yang merupakan 79,6% dari total keseluruhan. Bulan ini saja, 26 smartphone baru telah memasuki pasar Cina. Dari jumlah ini, 11 modelnya sudah mendukung konektivitas 5G.

Dalam hal komposisi merek, diantara 28,676 juta unit yang dikirimkan pada bulan Juli 2021, merek ponsel Cina menyumbang 90,3%. Sisanya, merek lain secara global menyumbang sebanyak 9,7%. Peningkatan ini kemungkinan disebabkan lantaran pasar smartphone Cina sangat kompetitif, dan perusahaan non Cina tak begitu tertarik pada pasar ini.

Tonton juga video di bawah ini:

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.