Menyerang Layanan B2B Telefonica Gandeng Axiata

Menyerang Layanan B2B Telefonica Gandeng Axiata

Jakarta, Selular. ID – Telefonica meningkatkan fokus perusahaan ke pasar Asia yang terus tumbuh sejalan dengan komersialisasi 5G di kawasan itu. Operator asal Spanyol itu berkolaborasi dengan unit B2B Axiata Group untuk memperluas layanan yang tersedia bagi pelanggan bisnis.

Di bawah perjanjian kemitraan penting, Telefonica dan Axiata Enterprise bakal mengembangkan dan menyediakan keamanan dunia maya digital baru, cloud, IoT dan produk big data untuk pertanian, makanan, pertambangan, energy, serta industri transportasi.

Ke-2 grup operator itu juga mau bekerja sama dalam “proyek strategis” dan mengeksplorasi berbagai peluang di pasar enterprise telekomunikasi internasional.

Dengan perjanjian tersebut, Axiata Enterprise resmi bergabung dengan Rencana Mitra Telefónica, sebuah inisiatif yang diluncurkan pada 2011 sebagai arah dari Telefónica Tech.

Proyek ini menggandeng operator telekomunikasi terkemuka lainnya yang mencakup mutlak 65 pasar di Eropa, Amerika Latin, Timur Tengah, Afrika dan Asia. Axiata yang merupakan perkumpulan telekomunikasi asal Malaysia, tercatat jadi satu-satunya mitra Asia mencakup 11 pasar di wilayah tersebut.

Jacobo Garcia-Palencia, Direktur Strategic Alliances Group Telefonica, menyatakan berfungsi sama dengan salah satu grup operator top di Asia “akan membawa manfaat penting bagi kedua kelompok”.

CEO Axiata Enterprise Gopi Kurup menambahkan kata sepakat itu akan mempercepat kemampuan ke-2 pihak dalam memenuhi permintaan dengan terus meningkat, khususnya untuk layanan bisnis perusahaan, salah satunya dipicu oleh pandemi Covid-19 (coronavirus).

“Dengan fokus bersama pada membantu pelanggan untuk digitalisasi dan membuat bisnis mereka lebih bersaing, kedua perusahaan akan berkolaborasi di dalam bidang strategis untuk mempromosikan pertumbuhan dan menangkap sinergi, ” perkataan Gopi Kurup.

Metode menggandeng Axiata yang merupakan induk usaha XL Axiata Indonesia, adalah upaya terbaru dari Telefonica untuk memperkuat penawaran perusahaan, menyusul suara cloud dengan Microsoft pada Februari dan Google pada Juni lalu.

Dalam sebuah pernyataan terpisah, Telefonica mengungkapkan buah perdana dari kesepakatan Microsoft, mengumumkan servis cloud berbasis Microsoft Azure dengan disebut Server Azure dan Order Azure yang ditargetkan pada bisnis kecil dan menengah yang tak memiliki keahlian sendiri untuk mengelola lingkungan cloud mereka sendiri.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.