Ini Dia Fakta Menarik, Combination Gojek dan Tokopedia!

Jakarta, Selular. ID – Akhirnya Gojek dan Tokopedia resmi merger hari ini (17/5), dan keduanya bersepakat membentuk GoTo, yaitu sebuah ekosistem usaha terbesar di Indonesia.

Patrick Cao, Presiden GoTo menjelaskan model bisnis Adunare GoTo akan menjadi semakin beragam, stabil dan berkelanjutan. “GoTo mengombinasikan transaksi platform Gojek yang memiliki quantity dan frekuensi yang tinggi, dengan platform e-commerce Tokopedia yang memiliki frekuensi medium, namun dengan nilai transaksi tinggi, ” katanya, Senin (17/5).

Lihat juga:   Gojek Tokopedia Resmi Merger, Bentuk GoTo    

Kedepannya, Grup GoTo maka akan berkontribusi lebih dari 2% kepada total PDB Indonesia dan akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja serta peluang penghasilan seiring dengan berkembangnya bisnis kami serta bertumbuhnya ekonomi.  

“Kami sangat bersemangat untuk memulai babak berikutnya dari sejarah bisnis kami dan akan terus berinovasi untuk mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif di setiap sektor yang tersentuh teknologi kami, ” lanjutnya.

Sekedar informasi ekosistem Grup GoTo mewakili 2% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia serta akan semakin berkembang seriring melayani 270 juta konsumen Indonesia, serta pasar negara berkembang lainnya di Asia Tenggara.

Lalu berdasarkan putaran penggalangan dana Gojek pada tahun 2019 dan Tokopedia di awal tahun 2020, total valuasi dari kedua perusahaan tersebut adalah US$18 miliar.

Kemudian Grup GoTo memiliki total Gross Deal Value (GTV) secara Grup lebih dari US $22 miliar dalam tahun 2020, kemudian tercatat memiliki lebih dari 1, 8 miliar transaksi pada tahun 2020, memiliki lebih dari dua juta mitra driver yang terdaftar for each Desember 2020, dan tak kurang dari 11 juta mitra usaha (merchant) for each Desember 2020.

Baca juga:   Potensi Merger dan Lelang Frekuensi, Membuat Operator Semakin Kuat!

Kemudian yang juga tak kalah menarik kedua perusahaan teknologi karya anak bangs aitu memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan (Monthly Active User/MAU). Grup GoTo berdasarkan keterangan resminya juga akan terus mengembangkan bisnisnya di pasar non-Indonesia yang tumbuh pesat dimana Gojek beroperasi.

Gojek dan Tokopedia didirikan lebih dari satu dekade yang lalu dan telah membuka manfaat ekonomi digital bagi jutaan masyarakat di Indonesia lalu Asia Tenggara – termasuk konsumen, mitra driver, lalu penjual (merchant) di semua skala bisnis. Kedua perusahaan ini pertama kali bekerja sama pada tahun 2015 buat mempercepat layanan pengiriman web commerce menggunakan jaringan mitra drivers Gojek. Kedepannya, Gojek lalu Tokopedia akan tetap beroperasi sebagai entitas yang berdiri sendiri, di dalam ekosistem Grup GoTo.

Baca juga:   Telkomsel Lanjut Suntik Dana ke Gojek

Grup GoTo sendiri memiliki daftar investor blue-chip termasuk Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD. com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund one, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa for australia dan Warburg Pincus.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.