Dianggap Berpotensi Ancam Keamanan Negara, China Beri Batasan Tesla

Jakarta, Selular. ID – China dikabarkan telah membatasi mobilitas pengguna Tesla dibeberapa wilayah sensitif, hal ini disebabkan ada kecurigaan jika kamera yg tersamat di kendaraan canggih itu bakal dimanfaatkan Amerika Srikat (AS) untuk memata-matai negeri tirai bambu tersebut.

Artinya ada unsur alasan keamanan nasional yang digunakan untuk membatasi ruang gerak, sekaligus melarang personel militer dan pemerintahan menggunakan kendaaraan Tesla di China. Langkah pembatasan ini menurut para analis percis pola yang sama diterapkan untuk menjegal perusahaan telekomunikasi Huawei di AS, bahkan cenderung lebih agresif ketimbang membatasi mobilisasi.

Baca juga:   Tesla Bangun Pabrik Mobil Listrik Di India

Bos Tesla, Elon Musk merespon bentuk pelarangan itu dengan nada proaktif, dengan menyebut dibutuhkan rasa saling percaya yang lebih tidak kecil antara dua ekonomi terbesar di dunia ini.

“Ada dorongan yg sangat kuat bagi kami untuk sangat merahasiakan informasi apa pun. Jika Tesla menggunakan mobil untuk memata-matai di China atau pada mana pun, bisnis kami akan ditutup, ” ungkapnya.

Mobil Tesla memang memiliki beberapa kamera eksternal untuk membantu pengemudi memarkir, berpindah jalur, serta fitur lainnya. Musk bahkan sering berbicara tentang nilai data yang diambil sarana Tesla yang dapat digunakan untuk mengembangkan mengemudi otonom. Atas dasar itu pula China pada akhirnya gelisah atas informasi tersebut dan takut semua data dapat dikirim kembali ke BECAUSE.

Baca juga:   Apple Siapkan Sarana Otonom Di 2024?    

Sekedar informasi, Tesla telah menjual 147. 445 mobil di China tahun lalu. / 30% dari total pengirimannya, meskipun persaingan tumbuh dari pesaing domestik seperti Nio Inc dan Geely. Tesla Model 3 dan Design Y menurut analisis JL Warren Capital telah menarik sekitar 13% dari pangsa pasar kendaraan listrik pada China dalam dua bulan pertama tahun 2021. Lalu tahun lalu penjualan Tesla di China mencapai $ 6, 66 miliar, / 21% dari total $ 31, 54 miliar. Dalam 2019, penjualan Tesla pada China mencapai $ two, 98 miliar, hanya 12% dari total $ twenty-four, 58 miliar.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.